Demi puterinya yang kurang upaya, ayah bangunkan Taman Mainan

 12/8/17

Taman Bermain
Illustrasi Foto Taman Bermain (iStockphoto)
 Texas - Seorang lelaki di Texas, Amerika Syarikat membangun sebuah taman hiburan bernilai US$ 51 juta sebagai hadiah  istimewa bagi puterinya yang kurang upaya.
Seperti dikutip dari laman BBC, Sabtu (11/8/2017), pembangunan itu bermula dari pengalaman Gordon Hartman ketika rekreasi bersama puterinya yang berusia 12 tahun.

Ketika sedang berenang, Hartman melihat banyak anak kecil yang menjauhi anaknya. Ia mengira respons itu terjadi akibat puterinya yang memiliki kekurangan.
"Morgan adalah anak yang luar biasa. Ketika bertemu orang, dia akan tersenyum dan selalu ingin memeluk orang lain," ujar Hartman.

Hartman dan isterinya Maggue kerap bertanya kepada orang tua lain tentang kondisi anak perempuannya, termasuk bagaimana penanganannya ketika berinteraksi dengan anak-anak lain.
Namun tak ada hasil yang memuaskan. Hartman pun menyedari tak ada tempat yang diperuntukkan bagi sang anak.
Kemudian pada 2007, Hartman memutuskan untuk membangun sebuah taman bermain sendiri.

Sebagai mantan pengusaha, lelaki itu mencuba untuk menjual perniagaan propertinya pada 2005 untuk mendirikan The Gordon Hartman Family Foundation -- sebuah organisasi nirlaba untuk membantu penderita OKU.

"Kami menginginkan sebuah taman bermain di mana anak-anak berkeperluan khusus dapat bermain dengan orang tuannya," ujar Hartman.
Hartman juga melibatkan beberapa doktor, terapis, orang tua dan pihak lain untuk mengonsultasikan konsep taman bermain yang dikhususkan untuk anak-anak cacat.

Taman bermain yang dibangun di atas kawasan bekas lombong   seluas 25 hektar tersebut didirikan di San Antonio, Texas.

Kawasan bermain ini dilengkapi dengan beberapa atraksi seperti bianglala yang dapat dinikmati sepenuhnya oleh anak-anak. Para pengunjung mengatakan bahwa hal ini adalah pengalaman pertama merasakan atraksi yang begitu luar biasa.
Tak hanya bianglala, terdapat pula komedi putar yang dirancang khusus untuk anak-anak OKU

Namun, Morgan   takut sketika pertama kali mencuba wahana tersebut. Awalnya, ia terlihat bingung kerana tak mengerti dengan jenis permainan itu.
Sepertiga dari total karyawan yang dipekerjakan di taman bermain tersebut adalah penyandang kanak-kanak OKU. Meski begitu, mereka dapat bekerja dengan baik tanpa gendala apapun.

Hartman tak merancang untuk membuka taman bermain lainnya. Meski ada banyak permintaan dari banyak orang di beberapa wilayah. Sebagai gantinya, ia menyediakan fasiliti pendidikan bagi remaja berkeperluan khusus.
Kini Morgan sudah beranjak dewasa, usianya sudah memasuki 23 tahun.
"Kini Morgan lebih sering berbincang dengan orang lain. Kami tentu bangga dengan perkembangannya," ujar Hartman